Letter for my dear
Apapun yang kamu katakan pada diriku, aku berusaha sabar dan menerima karena mungkin itulah sisi negatifku saat ini walauoun yang aku rasa kata-katamu tidak semuanya benar adanya, tapi itu sebagai bahan introspeksiku. Sulit memang untuk menerima sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi, tapi apa mau dikata kecurigaanmu, kecemburuanmu memaksaku untuk menerima hujatan, tuduhan dan tudinganmu.
Apapun anggapanmu tentang aku, aku tetaplah "aku" seorang yang selalu berusaha menutupi perasaanku pada orang lain, dia dan bahkan kamu seorang yang terdekat yang amat aku sayangi, tidak ada maksud apapun tapi hanya ingin mempertahankan sebuah hubungan yang telah terjerat tali janji semu yang belum jelas bisa atau tidaknya untuk bisa di realisasikan.
Apapun yang kamu rasa aku mengerti, tetapi apakah kamu juga mengerti apa yang aku rasa saai ini, saat kamu menghujatku, menuduh apa yang bukan tindakanku, yang bukan perbuatanku, mengertilah itu aku lakukan karena aku memang seperti itu, aku seorang yang humoris suka tertawa. Tapi sunggu Apapun yang kamu lakukan padaku aku tetap sayang kamu, aku tetap cinta sama kamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar